jayaaks169@gmail.com / wijayakurn@gmail.com

Excothermic Welding

Exothermic Welding (Pengelasan Exothermic) adalah proses pengelasan dua konduktor listrik atau lebih dengan menggunakan bahan campuran tembaga yang dicairkan dengan panas tinggi untuk menggabungkan konduktor secara permanen.

Proses Exothermic Welding menggunakan reaksi exothermic (reaksi kimia yang melepaskan energy dalam bentuk panas) dari komposisi kimia tembaga untuk memanaskan tembaga, dalam proses Exothermic Welding ini tidak memerlukan sumber panas yang lain. Reaksi kimia yang menghasilkan panas tersebut merupakan hasil dari reaksi kimia antara bubuk aluminium dan campuran oksida tembaga. Reaksi kimia ini dapat mencapai suhu 1.400 °C. Reaktan tersebut biasanya tersedia dalam bentuk bubuk (Exothermic Welding Powder), dan reaksinya dapat dipicu dengan menggunakan percikan api. Energi aktivasi untuk reaksi ini sangat tinggi, dan inisiasinya membutuhkan baik itu material pendorong seperti bubuk metal magnesium atau sumber api yang sangat panas.

Dalam proses Exothermic Welding untuk menggabungkan konduktor memerlukan suatu cetakan (Exothermic Welding Mold) yang dibuat dari bahan graphite (bahan pensil, dimana tembaga cair yang dihasilkan dari reaksi Exothermic mengalir melalui cetakan menuju ke atas konduktor dan menutupinya untuk dilas.

Kelebihan dari sistem Exothermic Welding adalah pengelasan yang terbentuk memiliki kekuatan mekanik yang lebih tinggi daripada bentuk-bentuk lain dari proses las, dan ketahanan korosi yang sangat baik. las dengan sistem Exothermic Welding juga memberikan kestabilan yang bagus pada arus listrik dan tidak mengalami peningkatan hambatan listrik selama instalasi.
comments